Bantah Ada Pengeroyokan Wartawan Humas DPRD Muaro Jambi, Dan Tegaskan Media Online Exsist jambi Tidak Ada Kontrak Kerjasama.

Ranjaunews.com-MUARO JAMBI- Kasubag Humas DPRD Muaro Jambi membantah dengan tegas informasi yang salah dan sudah terlanjur beredar, bahwa ada salah seorang pimpinan redaksi salah satu Media Online jambi yang tidak mendapatkan pembayaran padahal sudah ada kontrak kerja sama dengan humas DPRD terkait publikasi kemudian tagihan Adventorial nya tidak dibayar, itu tidak benar apalagi sampai terjadi pengeroyokan.

 

Ahmad Imran selaku Kasubag humas DPRD Muaro jambi kepada media ini saat dikonfirmasi menjelaskan, dan tidak membantah bahwa media Online Exsist Jambi memang tidak dibayar,pasalnya media tersebut tidak ada kontrak kerjasama dengan Humas DPRD Muaro Jambi.

 

Berita Terkait Undangan Telah Disebar. Ketua PWI Pusat Akan Lantik Ketua PWI Provinsi Jambi Dalam Beberapa Hari Kedepan

Dirinya mejelaskan dengan tegas jika Media Online Exsist Jambi tidak ada kontrak kerjasama dengan Humas DPRD dan tentunya tidak berhak untuk menuntut pembayaran.

 

Kasubag Humas DPRD ini sekaligus juga menegaskan bahwa tidak ada terjadi pengeroyokan terhadap Wartawan tersebut. melainkan yang terjadi pada selasa 11 Maret kemarin hanya selisih paham,yang mana tidak benar Wartawan Exsist jambi yang mengaku di keroyok oleh pegawai honorer Humas DPRD Muaro jambi.

 

“Tidaklah benar jika ada terjadi pengeroyokan, yang terjadi bukan pengeroyokan melainkan bersitegang selisih paham biasa dengan bawahan saya,memang yang bersangkutan ada datang ke bagian humas,guna mempertanyakan terkait tagihan kerjasama publikasi padahal jelas-jelas media online dia tidak ada kontrak kerjasama dengan humas,”Jelas Ahmad Imran dengan tegas.

 

Berita Terkait Sukses Dengan Single Pertama I Wanna Be Loved, Kini Safira Luncurkan Karya Terbaru Berjudul “YOURS”

Lebih lanjut Dia menjelaskan,jika wartawan Exsist jambi tersebut saat datang ke bagian humas tidak mengedepankan etika, saat menyampaikan pertanyaan tidak sopan, bertanya dengan nada keras (membentak) tidak mencerminkan seperti layaknya sikap seorang jurnalis kebanyakan.

 

 

 

“Dia datang tidak menemui saya padahal saya ada dalam ruangan,dia langsung bertanya dengan nada keras, kepada pegawai saya saat tengah sibuk mengerjakan berkas-berkas tagihan rekan-rekan media yang sudah menjalin kerjasama dan sudah ada kontrak kerja sama publikasi.” Jelasnya.

 

Berita Terkait Usai Laksanakan Outing Class SMPN 6 Muaro Jambi Laksanakan Projek Wisata Edukasi.

Selain menegaskan bahwa media Online Exsis jambi yang dibawa wartawan tersebut tidak ada ikatan kerjasama dengan pihak humas DPRD Muaro jambi, dia juga mengaku heran dengan sikap seorang jurnalis yang terkesan memaksakan untuk menagih dan mendapatkan pembayaran pemberitaan.

 

“Memang menurut keterangan pegawai saya yang bersangkutan sebelumnya ada mengantarkan permohonan kerja sama, namun statusnya belum menjalin kerja sama. belum ada tanda tangan kontrak dengan humas DPRD Muaro Jambi,namun yang bersangkutan tetap memaksakan untuk dapat menagih dan menerima pembayaran. “Pungkasnya.

 

(Sulai)