Wabup Katamso Sambut Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

Ranjaunews.com – TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melakukan kunjungan lapangan ke Kawasan Wisata Mangrove Pangkal Babu, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Selasa (5/5).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka verifikasi dan asistensi lapangan atas Proposal Usulan Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan untuk Ketahanan Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tim verifikasi dipimpin langsung oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Fahrizal Fitri, serta Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim kementerian yang telah menempuh perjalanan jauh untuk melihat langsung potensi mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Staf Ahli yang telah hadir langsung di Pangkal Babu. Perjalanan mulai dari pesawat, mobil, motor, hingga berjalan kaki menyusuri mangrove ini adalah bentuk perhatian besar bagi kami,” ujar Wabup.
Wabup menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra kerja sangat krusial untuk memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan ekonomi.
“Besar harapan kami, dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, program pengembangan mangrove ini dapat segera terealisasi untuk memperkuat pesisir Tanjung Jabung Barat,” pungkasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri, Fahrizal Fitri, mengaku terkesan dengan kondisi mangrove Pangkal Babu. Ia menyatakan bahwa hasil pengamatan lapangan sejauh ini selaras dengan paparan yang telah disampaikan sebelumnya.
“Kami senang bisa hadir langsung di sini. Apa yang kami lihat di lapangan tidak jauh berbeda dengan gambaran yang diusulkan. Terus terang kami mendukung penuh, dan dalam waktu dekat akan segera ada keputusan terkait hal ini. Intinya kami sangat peduli terhadap kelestarian mangrove di sini,” ungkap Fahrizal.
Sebagai informasi, ruang lingkup usulan kegiatan dalam program ini mencakup penguatan kebijakan dan kelembagaan, rehabilitasi lanskap mangrove berkelanjutan, serta peningkatan mata pencaharian bagi masyarakat di sekitar kawasan mangrove.
Turut hadir dalam peninjauan lapangan tersebut akademisi dari Universitas Jambi yang juga Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Disparpora, Sekretaris Dinas Perikanan dan Ketua GOW Tanjung Jabung Barat. (Maria)