Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:19 WIB

Kabupaten Muaro Jambi Andalkan Pasar Murah, Ujian Efektivitas Kendali Harga di Awal Ramadan

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com,MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menggelar pasar murah untuk menahan laju kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi di awal Ramadan. Program bertajuk Gebyar Ramadan itu dipusatkan di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, selama dua hari mulai Minggu (1/3/26).

Langkah ini menjadi respons atas tren kenaikan harga sejumlah komoditas strategis yang biasanya terdongkrak peningkatan permintaan saat Ramadan. Namun, efektivitas pasar murah sebagai instrumen pengendali harga masih menjadi pekerjaan rumah, terutama jika lonjakan dipicu distribusi dan pasokan yang terbatas.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, menegaskan pasar murah ditujukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pasar murah ini menawarkan harga yang relatif lebih murah dibanding harga di pasaran umum. Masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, periode awal Ramadan selalu diwarnai peningkatan konsumsi rumah tangga yang berdampak langsung pada harga di tingkat pasar. Tanpa intervensi, kondisi tersebut berisiko menekan pengeluaran keluarga berpendapatan rendah.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang relatif lebih murah dibanding harga di pasaran umum,” katanya.

Tingginya antusiasme warga disebut sebagai indikator bahwa kebutuhan terhadap komoditas bersubsidi masih besar. Namun, pasar murah bersifat temporer dan hanya menjangkau titik tertentu, sehingga belum tentu mampu meredam fluktuasi harga secara menyeluruh di seluruh wilayah kabupaten.

Pemkab Muaro Jambi menyatakan akan terus memantau dinamika harga selama Ramadan dan membuka kemungkinan langkah lanjutan jika diperlukan.

“Kami akan melihat dinamika harga di lapangan. Kalau memang diperlukan langkah

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Tanjab Barat Buka Pelatihan Model Bisnis Mangrove Responsif Gender, Dorong Ekonomi Berkelanjutan di Desa Tungkal I

Berita

Mendaftar Calon Anggota Polri 2.707 Orang di Polda Jambi

Berita

Sekda Muaro Jambi Safari Ramadhan di Masjid Darussaadah Pondok Meja

Berita

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Penguatan Sinergi Bersama KPK

Berita

Tersangka Korupsi 310 M Dirut Bank Jambi Ditahan.

Berita

Wakapolda Jambi Kunker ke Polres Tanjab Barat, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Berita

Hasan Basri Harahap (HBH) Pimpin Rapat Perdana Kepengurusan DPD Partai Nasdem Tanjab Barat

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Tolak Judi Online dan Narkoba