Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Seni Budaya Kerinci Semarakkan Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026, Harmoni Keberagaman Terus Menggema di Kuala Tungkal

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com – TANJAB BARAT – Semangat persatuan dalam keberagaman terus mewarnai rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan Tahun 2026. Memasuki malam ketiga pergelaran seni budaya, Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menghadirkan pesona seni dan budaya Kerinci di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Senin malam (03/08), setelah pada dua malam sebelumnya masyarakat disuguhkan penampilan seni budaya dari Himpunan Keluarga Besar Sumatera Selatan, Himpunan Keluarga Sulawesi Selatan, Paguyuban Suku Sunda, dan Keluarga Bubuhan Banjar.

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini dihadiri langsung Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), keluarga besar Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati Alun-Alun Kuala Tungkal untuk menyaksikan pergelaran budaya tersebut.

Kehadiran Bupati dan rombongan disambut hangat melalui Tari Persembahan, tarian adat khas Kerinci yang sarat makna penghormatan kepada tamu. Suasana malam budaya semakin semarak dengan penampilan lagu-lagu daerah, tarian tradisional, serta atraksi seni yang menggambarkan kekayaan budaya Bumi Sakti Alam Kerinci.

Ketua Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya mengatakan, Pentas Seni Budaya Kerinci merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen masyarakat Kerinci untuk terus menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi penerus.

“Pentas Seni Kerinci bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wujud nyata kecintaan masyarakat Kerinci terhadap budaya leluhur. Di tengah perkembangan zaman, budaya harus terus dijaga agar tetap hidup dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman, panitia, sponsor, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pentas seni ini merupakan persembahan masyarakat Kerinci bagi seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.

Puncak kemeriahan terjadi saat Tari Rantak Kudo, tarian tradisional khas Kerinci yang enerjik dan penuh semangat, dipentaskan. Irama musik yang rancak mengundang antusiasme para penonton. Bupati Anwar Sadat bersama Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, tamu undangan, hingga masyarakat tampak larut mengikuti gerakan tarian, menciptakan suasana penuh keakraban yang disambut tepuk tangan meriah.
Usai menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan, Bupati bersama Ketua TP-PKK meninjau stan pameran dan berbagai layanan publik yang disediakan selama Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan masyarakat.

Rangkaian pentas seni budaya yang menghadirkan berbagai paguyuban dari beragam suku menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan pembangunan daerah. Penampilan seni budaya Kerinci pada malam ketiga semakin memperkaya khazanah budaya yang ditampilkan dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026, sekaligus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan toleransi di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap semangat persatuan, gotong royong, dan toleransi antarsuku terus terpelihara. Keberagaman budaya yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, serta perekat kebersamaan dalam mewujudkan Tanjung Jabung Barat BERKAH Madani. (Maria)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Pererat Silaturahmi di Bulan Mulia, Polres Tanjab Barat Gelar Doa dan Buka Bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan Anak Yatim

Berita

Polisi Tangkap DPO Kasus Korupsi Disdik Provinsi Jambi di Bandung

Berita

Polres Tanjab Barat berhasil amankan pelaku Begal Handphone di Jalan Sepi

Berita

Diringkus Polisi Disebuah Rumah di Betara, Anak Anggota DPRD Tanjabbar Jadi Tersangka Nakroba

Berita

Audiensi dengan BPS, Bupati Tanjab Barat Dorong Kolaborasi Wujudkan Data Berkualitas

Berita

PT.WIRAKARYA SAKTI Distrik IV Adakan Sosialisasi & Edukasi Pencegahan KARHUTLA serta Pendidikan Konservasi Hutan di SDN. 68 Tanjab Barat.

Berita

Satuan Brimob Polda Jambi Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

Berita

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Katamso Ajak Masyarakat Teguhkan Komitmen Kebangsaan