Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:30 WIB

SDN 85 Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang, Gedung Sudah Berdiri, Wali Murid Baru Ditagih Biaya Pembangunan

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com-TEBO-Dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali menjadi sorotan. Kali ini, keluhan datang dari wali murid SDN 85 Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, terkait pungutan iuran pembangunan gedung sekolah yang dinilai mendadak dan memberatkan.

Para orang tua mengaku terkejut setelah diminta membayar iuran sebesar Rp500.000 per siswa. Pasalnya, pembangunan gedung disebut dilakukan sekitar enam bulan lalu tanpa sosialisasi maupun musyawarah terlebih dahulu dengan wali murid.

Informasi yang diterima wali murid dari pihak sekolah menyebutkan total biaya pembangunan gedung mencapai sekitar Rp93 juta dan masih menyisakan utang kepada toko bangunan. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar penarikan iuran kepada orang tua siswa.

Dalam pertemuan antara wali murid dan pihak sekolah, sempat diajukan usulan agar biaya pembangunan ditanggung bersama, separuh oleh wali murid dan separuh oleh pihak sekolah. Namun usulan tersebut tidak disetujui dan keputusan iuran tetap diberlakukan.

Sekolah memberikan skema pembayaran dengan sistem cicilan selama enam bulan dan menargetkan pelunasan pada bulan Maret. Hingga mendekati tenggat waktu, masih banyak wali murid yang belum melunasi pembayaran karena merasa keberatan dengan jumlah yang ditetapkan.

Yang membuat orang tua semakin resah, anak-anak disebut kerap diminta menyampaikan pesan penagihan kepada orang tua mereka. Kondisi ini dinilai memberi tekanan psikologis kepada siswa dan menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan sekolah.

Kekecewaan wali murid bertambah saat kunjungan Bupati Tebo ke sekolah untuk meresmikan pagar yang telah selesai dibangun. Mereka berharap persoalan gedung baru mendapat perhatian, namun hal tersebut tidak dibahas. Wali murid menduga pemerintah daerah belum mengetahui bahwa bangunan tersebut merupakan proyek baru yang pembiayaannya dibebankan kepada orang tua siswa.***

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Kinerja BUMD

Berita

Raden Jamhuri Minta Pemprov Jambi Tegas Melaksanakan Perda Dan Pergup Batu Bara

Berita

Bupati Anwar Sadat Terima UHC Awards 2026, Bukti Komitmen Kesehatan Daerah Diakui Nasional

Berita

Pergerakan HMI terkesan Jalan di tempat, persoalan Tanjab Barat Menumpuk

Berita

Pemkab Tanjab Barat Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

Berita

Kicau Burung, Santunan Sosial, Silaturahmi Terjalin: Bupati Anwar Sadat Buka Kicau Mania UAS Cup Berkah Madani 2026

Berita

Pemkab Tanjab Barat Fokus Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

Berita

Serba-serbi HUT Bhayangkara :Bersama Ciptakan Kamtibmas Istimewa polres Gelar Silaturahmi Dengan Insan Pers Tanjabbarat