Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Rabu, 17 September 2025 - 10:52 WIB

Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Gerakan Serempak Percepatan Tanam Menuju Swasembada Pangan Provinsi Jambi

image_pdfimage_print

Ranjaunews. Com – Betara – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E. mengikuti Gerakan Serempak Percepatan Tanam Menuju Swasembada Pangan Provinsi Jambi yang digelar secara virtual dari Desa Muntialo, Kecamatan Betara. Selasa (16/9).

Kementerian Pertanian terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui percepatan tanam dan perluasan areal tanam padi. Gerakan Tanam (Gertam) Padi Sawah dilaksanakan di 50 hektare areal pesawahan Desa Muntialo sebagai bagian dari upaya tersebut. Kegiatan serempak yang berlangsung di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi ini merupakan strategi Kementan dan para pemangku kepentingan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan tadah hujan.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0412 Tanjung Jabung Barat bersama unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi sebagai penanggung jawab Brigade Pangan, Camat Betara, Kepala Desa Muntialo, serta anggota Brigade Pangan Betara Bersama.

Wakil Bupati Katamso menyatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mencapai swasembada pangan. Target bulan ini adalah tanam seluas 7.671 hektare, dan hingga saat ini telah terealisasi 7.311 hektare.

“Untuk mencapai target tersebut, hari ini kita tanam 50 hektare di Desa Muntialo, Kecamatan Betara. Kegiatan ini sangat berdampak bagi upaya kita menuju target pemerintah. Beberapa wilayah seperti Desa Sri Agung dan Desa Rawa Medang juga sedang melaksanakan tanam padi yang ketiga kalinya,” ujarnya.

“Sekali lagi, kami yakin target swasembada pangan dan padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Sugeng Mulyono, yang juga penanggung jawab Brigade Pangan Provinsi Jambi, menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan program tersebut.

“Hari ini kami mengikuti gerakan tanam serentak bersama Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat. Ini menunjukkan sinergi dalam mencapai swasembada pangan dan menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045. Kami dari Bapeltan Jambi selalu mendukung kegiatan pelatihan untuk penyuluh, petani, dan Brigade Pangan yang merupakan anak muda yang mengelola lahan agar produktif. Semoga kita dapat segera berswasembada,” ujar Sugeng.

Diharapkan melalui Gerakan Tanam serentak ini, produksi padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat meningkat dan ketahanan pangan di wilayah tersebut terjaga dengan baik, sehingga masyarakat terhindar dari rawan pangan.(maria)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Ditlantas Polda Jambi Tilang Sejumlah Angkutan Batubara yang Melanggar.

Berita

Unit Reskrim Polsek Tungkal Ulu Terbitkan Surat Perintah Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan

Berita

DPRD Bungkam,, Viral Video Oknum Staf DPRD Muaro Jambi Diduga Konsumsi Sabu, Plt Sekwan Diduga “PHP” Wartawan

Berita

34 personel secara resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi di Mapolres Tanjab Barat

Berita

Sejumlah Titik di Kota Jambi Banjir Akibat hujan deras, Ini yang Dilakukan Basarnas

Berita

Aksi Nyata Polri Polres Tanjab Barat Renovasi Jembatan Vital, Amankan Akses Pendidikan di Kuala Baru ​Seberan Kota

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2025

Berita

Wabup Tanjab Barat Tinjau TPA Lubuk Terentang, Siapkan Langkah Menuju Bebas Sampah 2030