Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Jumat, 18 Juli 2025 - 16:31 WIB

Kadis PUPR Tanjab Barat Diduga Ejek Media Saat Dikonfirmasi Terkait Kerusakan Jembatan di Kuala Dasal

image_pdfimage_print

Ranjaunews.comKualatungkal – Alih-alih memberikan klarifikasi terkait kerusakan jembatan di Desa Kuala Dasal, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Apridasman, justru diduga melontarkan pernyataan yang terkesan melecehkan media.

Insiden ini bermula ketika awak media RanjauNews berupaya melakukan konfirmasi tertulis kepada Kadis PUPR menyusul maraknya pemberitaan di grup WhatsApp dan media sosial tentang kondisi jembatan yang rusak di desa tersebut.

Namun, bukannya jawaban profesional yang diterima, sang kadis malah menyebutkan, “Bomnews.com,” saat dikonfirmasi pada Jum’at (18/7/2025).

Awak media kemudian menegaskan bahwa ia berasal dari media RanjauNews, bukan media lain. Menanggapi hal itu, Apridasman hanya menjawab singkat, “Maaf, saya dak paham.”

Tidak berhenti di situ, saat kembali ditanya maksud dari ucapannya yang menyebut “Bomnews.com”, Kadis PUPR justru menimpali dengan kalimat yang lebih mengejutkan:
“Rudalnews.com kawannya RanjauNews,” ujar Apridasman.

Pernyataan ini dinilai melecehkan dan merendahkan profesi wartawan, terutama saat awak media tengah menjalankan tugas jurnalistik secara sopan dan sesuai etika.

Apalagi, pimpinan redaksi RanjauNews diketahui adalah suami dari wartawan yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan tersebut. Hal ini tentu menambah luka dan rasa tidak dihargai oleh pejabat publik yang seharusnya menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Perilaku seperti ini menjadi preseden buruk dan menciderai semangat transparansi publik serta kemitraan antara pemerintah dan media. Diharapkan pihak berwenang, khususnya Bupati Tanjab Barat, dapat menanggapi serius kejadian ini dan mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.(Maria)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Tanjab Barat Tinjau TPA Lubuk Terentang, Siapkan Langkah Menuju Bebas Sampah 2030

Berita

Diringkus Polisi Disebuah Rumah di Betara, Anak Anggota DPRD Tanjabbar Jadi Tersangka Nakroba

Berita

SPBU Milik mantan anggota DPRD RIAU diduga jual BBM bersubsidi serta solar,melalui mobil pickup

Berita

Patok Tapal Batas Bergeser 17 Ribu Hektar. Waka DPRD Tanjabbar “Jika Tak ingin APBD Rugi Ratusan Milyar Pemkab Segera Ambil Langkah Hukum

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Paripurna Istimewa PAW DPRD Tanjab Barat

Berita

Mendaftar Calon Anggota Polri 2.707 Orang di Polda Jambi

Berita

Lautan manusia mewarnai Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 di Tanjab Barat

Berita

Bupati Tanjab Barat didampingi Ketua TP PKK Salurkan Bantuan Sosial Bagi Lansia, Disabilitas, dan Masyarakat Kurang Mampu di Kecamatan Bram Itam