Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Minggu, 26 April 2026 - 12:37 WIB

Pergerakan HMI terkesan Jalan di tempat, persoalan Tanjab Barat Menumpuk

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com – Tanjab Barat – Organisasi mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai wadah kaderisasi intelektual, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan publik.

Sejumlah kalangan menilai bahwa keberadaan organisasi tersebut semakin menjauh dari fungsi utamanya sebagai penyambung aspirasi rakyat.

Dalam beberapa waktu terakhir, isu-isu krusial yang dihadapi masyarakat mulai dari persoalan ekonomi, infrastruktur, hingga kesejahteraan nelayan dan petani nyaris tidak mendapat perhatian serius dari HMI setempat.

Padahal, sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki sejarah panjang dalam pergerakan sosial dan politik, HMI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.

Seorang pemuda di Tanjung Jabung Barat mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai bahwa HMI saat ini lebih banyak disibukkan dengan kegiatan internal dan seremonial dibandingkan turun langsung ke lapangan.

“Dulu HMI dikenal kritis dan dekat dengan rakyat. Sekarang, suaranya hampir tidak terdengar ketika masyarakat menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang arah gerakan organisasi tersebut. Minimnya pernyataan sikap, aksi sosial, maupun advokasi terhadap kebijakan daerah membuat sebagian masyarakat meragukan komitmen HMI dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan.

Meski demikian, beberapa pihak berharap agar HMI Tanjung Jabung Barat dapat melakukan refleksi dan kembali ke khitah perjuangannya.

Peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dinilai sangat penting, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, HMI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kaderisasi semata, tetapi juga mampu hadir sebagai suara kritis yang mewakili kepentingan rakyat.

Namun HMI Tanjab Barat kini hanya tinggal sebuah nama, suara rakyat yang selalu di bawa mereka hanya di bungkus di ruang diskusi tertutup. (Tim)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPRD Yuli Setia Bakti Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2022.

Berita

Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Digelar di Polres Tanjab Barat

Berita

Respons Arahan Presiden soal Darurat Sampah, Bupati Tanjab Barat Tinjau TPA Lubuk Terentang

Berita

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Upacara Pelarungan Bunga di Hari Pahlawan

Berita

Lagi! Oknum Staf DPRD Muaro Jambi Terekam Isap Sabu, Video Pendek Viral di WhatsApp

Berita

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berita

Irwansyah Resmi Jabat Ketua PWI Kota Jambi, dan Pengurus periode 2023-2026 turut dihadiri Dansat Brimob Polda

Berita

Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Meresahkan Masyarakat