Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Berita

Jumat, 2 Mei 2025 - 02:00 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Kantor Camat Sadu Tanjab Timur Berujung Kontroversi, Adakah yang Menunggangi.

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com-TANJAB TIMUR – Puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Sadu menggelar aksi unjuk rasa di halaman depan kantor Camat Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pada Kamis, 24 April 2025 lalu. Aksi tersebut menuntut perhatian terhadap kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah mereka.

Namun, aksi itu kini menuai pro dan kontra setelah beredarnya sebuah video berdurasi 22 detik di media sosial. Dalam video tersebut terdengar ucapan salah satu pendemo yang mengatakan, “Sekalian dengan UPTD-nya,” disusul pernyataan lainnya, “Bakar be alat itu, tidak ada gunanya, sudah 4 bulan menderita,” ungkapnya dalam rekaman tersebut.

Pernyataan soal pembakaran alat itu menuai kecaman dari para operator alat berat UPTD Alakal yang bertugas di wilayah Kecamatan Sadu. Mereka merasa terancam dan khawatir dengan keselamatan serta keamanan saat bekerja. Hal ini disampaikan dalam bincang-bincang bersama awak media pada Rabu, 30 April 2025, di mes Alkal Sadu, Kelurahan Sungai Lokan.

“Yang kami sesalkan adalah pernyataan saudara G yang terkesan memprovokasi pendemo. Dia mengatakan ‘bakar be alat itu’, bagaimana kami bisa tenang bekerja kalau ada ancaman seperti ini? Bagaimana kalau hal itu benar terjadi?” ujar salah satu operator yang enggan disebutkan namanya.

Lebih memprihatinkan lagi, beredar sebuah pesan singkat di salah satu grup WhatsApp yang diduga berasal dari oknum Lurah Sungai Lokan. Dalam pesan tersebut, sang lurah terkesan mendukung aksi dan menyampaikan pernyataan yang dianggap memprovokasi. Isi pesannya antara lain: “Insyah Allah sudah disampaikan dg E (inisial) tadi, besok juga sy temui A W (inisial), yang penting G (inisial), kalau ada intimidasi sampaikan ke saya secepatnya ya,” tulisnya.

Tangkapan layar pesan tersebut diperoleh dari seorang sumber media yang enggan disebutkan identitasnya. Pesan ini menambah panas suasana dan memicu dugaan adanya dukungan terselubung dari aparat pemerintahan lokal terhadap aksi unjuk rasa.

 

Menanggapi hal tersebut, awak media mencoba mengonfirmasi langsung kepada Lurah Sungai Lokan melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis, 1 Mei 2025, untuk meminta klarifikasi terkait maksud dari pesan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, Lurah belum memberikan jawaban atau klarifikasi resmi.***

 

SLM

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Berita

140 Liter Pertalite Diamankan, Warga Desa Kemantan Ditahan Polisi

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Paripurna Istimewa PAW DPRD Tanjab Barat

Berita

Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Tanjung Jabung Barat Tahun 2025, yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati

Berita

BRI BO Kuala Tungkal Turut Memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026

Berita

Bupati Tanjab Barat Ajak Masyarakat Tingkatkan SDM Lewat Two Days Coffee Session 4

Berita

Bupati Tanjab Barat Sampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA DAN PPAS APBD TA 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Berita

Usai Salat Idul Adha di Masjid Al-Anwar, Bupati Tanjab Barat Gelar Open House

Berita

Kapolres Sarolangun Pastikan Jalan Desa Ladang Panjang Menuju Kota Jambi Aman Untuk Dilewati