Kemenkes RI dan Fakultas Unsri Usut Tuntas Kasus Kematian dr. Myta Aprilia Azmy Nasabah Serbu Bank 9 Jambi Cabang Tebo, Polisi Lakukan Pengamanan 11 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Dua Kelas Kakap Jaringan Jambi–Batam Pembukaan Festival arakan sahur 2025 berlangsung meriah Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Home / Uncategorized

Senin, 27 Februari 2023 - 22:28 WIB

Diduga Kepala Puskesmas Tungkal II Tidak Memahami Tata Cara Penanganan Limbah B3 Medis

image_pdfimage_print

TANJJABAR, RANJAUNEWS.COM

Berdalih Instalasi Pengolahan Air Limbah(IPAL) tidak berfungsi, kepala puskesmas Tungkal II diduga sama sekali tidak mengindahkan apa yang sudah di tera kan di dalam Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) No. 18 tahun 2020.

Ditemui di ruangannya (Jum’at, 24 februari 2023), Sabrina yang dalam hal ini selaku kepala puskesmas Tungkal II menjelaskan kenapa pintu tempat penyimpanan limbah terbuka ,” itu kemarin kuncinya rusak pak, tapi sekarang kuncinya sudah kami perbaiki”, singkatnya.

Diketahui bangunan tempat penyimpanan limbah yang berada di puskesmas Tungkal II dikerjakan pada tahun 2020 dengan menggunakan dana BLUD dan tanpa memiliki alat penerangan sedikitpun.

Selaku orang kesehatan, sudah semestinya Sabrina memahami bahwasanya bakteri akan lebih cepat berkembang biak di dalam ruangan yang gelap.

 

Awalnya Sabrina mengatakan bahwasanya fungsi dari tempat penyimpanan limbah tersebut hanya untuk menyimpan sisa sisa speed dan jarum, namun ketika awak media mempertanyakan terkait banyaknya kotak kotak tersusun di dalam tempat penyimpanan limbah tersebut, akhirnya Sabrina pun mengakui bahwasanya beliau tidak tahu kalau dalam penanganan obat obatan yang sudah expired sebaiknya isi dari obat obatan tersebut, khusus yg berjenis syrup di buang dulu kedalam IPAL.

“Owh ia pak yang didalam kotak itu obat obatan expired, biasanya kami masukkan semuanya kedalam penyimpanan itu, lagian kami mau buang cairannya kemana pak? Sebab IPAL kami dak ada hidup lagi pak”, pungkasnya.

Dari sini bisa diduga bahwasanya kepala puskesmas Tungkal II tidak memahami tata cara penanganan limbah medis B3 dengan baik dan benar.

Diminta kepada pihak pihak terkait agar intens dalam hal melakukan Monitoring dan evaluasi (MONEV) terhadap kinerja dari kepala puskesmas Tungkal II, sebagaimana yang sudah di tetapkan dalam Permenkes No. 18 tahun 2020 terkait penanganan limbah medis B3.

 

(Reporter Adi)

Red(Sulaiman)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Wabup Katamso Hadiri dan Jadi Narasumber Orientasi TP-PKK Tanjab Barat 2025–2030

Uncategorized

Jajaran Polresta Jambi Perhasil Mengamankan 67 Para Pemuda Diduga Hendak Tauran.

Uncategorized

Wagub Sani : Jambi Siap Bersinergi Dengan KPK Atasi Korupsi

Uncategorized

Ketua DPRD Yuli Setia Bakti Pimpin Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Dan Pendapat Ahir Fraksi.

Uncategorized

Musyawarah Daerah V LDII Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Berharap Kolaborasi dalam Pembangunan

Uncategorized

Bupati Meresmikan Rumah Singgah RSUD KH.Daud Arif Kuala Tungkal.

Uncategorized

Bupati Anwar Sadat Bersama Kadis PUPR Tinjau Jalan Rusak Parah di Tungkal Ilir

Uncategorized

Ketua PWI Kota Jambi Sambangi Mayonif Raider 142 KJ