Warga MasyarakatPertanyaan Pelayanan PT.PLN Persero Cabang Jambi Ranting Kuala Tungkal Pemkab Tanjab Barat : Evaluasi kinerja PJs Kades yg di duga arogan terhadap insan pers Muaro Jambi, PJ Raden Najmi Beri Batas Waktu 2 Minggu. Semua Rumah Dinas Pejabat Harus Segera Sudah Di Tempati. Di jadwal kan minggu malam festival arakan sahur di buka secara resmi oleh Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif RI Polisi Temukan 3 Kilogram Paket Sabu Tak Bertuan Di Dalam Mobil Jaz.

Home / Uncategorized

Minggu, 16 Juli 2023 - 21:35 WIB

Pertunjukan Seni Budaya Melayu DAM RAJO Di Angkat Pada Kenduri Swarnabumi 2023

image_pdfimage_print

Ranjaunews.com,MUARO JAMBI – Kemendikbudristek RI meluncurkan Kegiatan Kenduri Swarnabumi 2023, bekerja Sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan bertujuan untuk melestarikan Budaya Lokal.

Dan rangkaian kegiatan Swarnabumi di kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi tahun 2023 dilaksanakan di dua kecamatan diantaranya Kecamatan Maro Sebo, di desa Baru dan Kecamatan Jaluko di desa Muaro pijoan dengan mengusung Tema Bebiduk Bersamo.

Sebelum perhelatan acara puncak pada tanggal 3 Agustus nanti, terlebihdahulu telah dilaksanakan kegiatan peningkatan SDM atau Workshop yang diselenggarakan dua hari berturut-turut pada tanggal 10 -11 Juli 2023, bertempat di Desa Danau Lamo Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi.

Dan pada Kegiatan tersebut diikuti oleh para penggiat Budaya dari Komunitas gabungan Masyarakat di kecamatan maro sebo dan Jaluko, yang berjumlah sebanyak 60 orang dan bertujuan untuk meningkatkan SDM dibidang seni dan budaya lokal khususnya masyarakat di dua kecamatan tersebut,dan seluruh masyarakat kabupaten Muaro Jambi pada umumnya, melalui kegiatan Festival Swarnabumi tahun 2023 ini.

Dalam Workshop atau Lokakarya selama dua hari tersebut terdapat berbagai macam kegiatan,dalam rangkaian acara festival, komunitas di Maro Sebo ini bertujuan ingin mengangkat alihwahana objek pemajuan kebudayaan permainan rakyat, salahsatunya yaitu permainan Dam Rajo yang akan dijadikan sebuah pertunjukan.

Dam Rajo adalah permainan rakyat seperti catur yang kemudian akan dihidupkan menjadi sebuah pertunjukan dengan unsur teatrikal, tari, dan musik.

Sebagai Narasumber Muhammad Taufik, SH yang sekaligus juga sebagai penggiat ide khusus mengangkat budaya permainan Dam Rajo menyampaikan komposisi permainan Dam Rajo. yang seperti papan catur akan menjadi dasar dari komposisi pertunjukan.

“Kelak akan ada dialog, gerak tari yang menggambarkan narasi yang dikonsepkan awal oleh Eko Saputra dari komunitas Sayang Tabuang.” Sampainya.

Tambahnya lagi, Apa itu Dam rajo, seperti Cara Permainan, dan History dari permainan tersebut?..Permainan Dam Rajo Adalah Permainan budaya Lokal yang telah ada di Jambi Kecil dan Maro Sebo pada umumnya,

“Permainan ini dahulunya hanya dimainkan oleh Orang Dewasa dan merupakan suatu permainan yg mirip Catur tapi berbeda, karna dari pola permainan tidak ada kata jalan mundur atau melompat dan tidak ada Drow atau Remis.” Terang M. Taufik. SH.

Lebih lanjut M Taufik,SH memaparkan, Permainan Dam Rajo Ini boleh atau dapat dikatakan sebagai strategi perang melayu di jambi,karna titik garis diisi oleh bidak kesatuan kerajaan yang dimungkinkan dimasa kerajaan jambi, diagram ini sebagai strategi perang baik dimasa Kedaton atau pun setelahnya.

Tambahnya lagi, Karna penyebutan titik-titik bidak yang dari dahulu dan sampai sekarang seperti Struktur suatu system kepemerintahan kerajaan dengan adanya, Bidak Rajo, Istri Rajo,Putra dan putri Rajo, Menteri, Penasehat, Panglimo, Temenggung, Hulubalang, Senopati dan Laskar Prajurit.

“Dan semuanya itu adalah satu kesatuan dari suatu penamaan yang melekat pada permainan tersebut.”Paparnya.

Acara ini dibuka oleh Firdaus, selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Muaro jambi,mewakili pemkab Muaro jambi, juga dihadiri oleh Perwakilan Dirjen Kemendikbud, sebagai penanggung jawab Tata Kelola Festival, Perwakilan Camat Maro Sebo,dan jajaran pemdes desa Danau Lamo, dan seluruh peserta lokakarya dan panitia.

Selain Permainan DAM RAJO, dalam lokakarya ini juga di isi materi seni budaya lain seperti, Kincing Kuring, Tantuang, lukah gilo, tkud, gambang.

Lokakarya di Desa Danau Lamo diisi oleh mentor Penanggung Jawab Tata Kelola Festival yaitu Ibu Ade Teresia, Rudi Heru Suteja, Masvil Tomi, S. Sn. M.Sn dan Pemateri dari Dirjen Kemendikbud RI, serta Pemateri yang dihadiri oleh Dr. Yusril, S.S., M.Sn, ISI Padang Panjang dan Dr. Susas Rita Loravianti, S.Sn., M.Sn, ISI Padang Panjang.

Sementara itu kepada sejumlah awak media selakau Ketua Pelaksana Workshop Bang Maskur juga menjelaskan, jika permainan DAM RAJO di jadikan pertunjukan Teartital yg dikemas boleh sutradara Ikhsan Satria Irianto, S. Sn, M. Sn. selaku Dosen Unja sekaligus penggiat budaya. Permainan Dam Rajo di usung sebagai pertunjukan utama di acara Puncak Swarnabumi.

” Dengan harapan Agar menjadi pertunjukan yang menarik serta dapat diperkenalkan ke khalayak banyak dan juga diharapkan dapat pengakuan secara resmi oleh pihak terkait sebagai permainan yg berasal dari jambi kecil kecamatan maro sebo kabupaten muaro jambi, dan bagian dari warisan tak benda dari peradaban masa lalu.”Jelas Maskur.

Tambahnya lagi, Kegiatan hari kedua diisi dengan praktek semua pertunjukan kesenian dan pematapan konsep oleh Sekretaris sekaligus kurator festival bebiduk besamo Ahmad Junaidi, S. Sn, M. Sn. Pertunjukan yang akan ditampilkan didalam rangkaian puncak Festival Swarnabumi baik di Muaro Pijoan Kecamatan Jaluko dan Desa Baru Kecamatan Maro Sebo.

“Semoga dengan Peningkatan SDM ini semua seni dan budaya Kecamatan Maro Sebo dapat menjadi lebih dikenal dan diketahui oleh orang banyak dengan dukungan pemerintah dan Stachoulder, yang Jujur bermartabat dan berintegritas,” Pungkas Bang Maskur.

(Sulaiman)

image_pdfimage_print

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Asisten I Sukisno Mewakili Pj Bupati Bachyuni Deliansyah SH,MH Menghadiri Peringatan Satu Tahun Desa Bukit Beringin.

Uncategorized

Ikut Kawal Evakuasi, Gubernur Jambi Tiba Di Posko Evakuasi Helikopter Yang Ditumpangi Kapolda.

Uncategorized

Di jadwal kan minggu malam festival arakan sahur di buka secara resmi oleh Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif RI

Uncategorized

Kunjungan Bupati dan Ketua TP PKK yang bertempat di Universitas Ibnu Sina Lubuk Baja,

Uncategorized

Bupati Pimpin Mediasi antara Masyarakat dengan PT. JADESTONE ENERGY

Uncategorized

1.467 PPPK di Tanjabbar Terima SK,  Enda: Terima kasih Pak Bupati

Uncategorized

Sejumlah Warga Keluhkan Akibat Dari Kegiatan Penggalian Pipa Gas di Parit Tomo

Uncategorized

Wakil Bupati H.Hairan,SH Hadiri Penutupan MTQ Ke-11 Desa Terjun Gajah